Showing posts with label jobseeker. Show all posts
Showing posts with label jobseeker. Show all posts

Monday, 28 November 2016

SARJANA dan PENCARI KERJA (Cerita si Brow dan Si Bray)

Dunia Kerja, Jobseeker, Fresh Graduate
Wisuda III Tahun 2014 Teknik Mesin Universitas Andalas

Hayoo siapa yang baru saja wisuda,berstatus Sarjana ataupun Diploma adalah akhir dan awal. Akhir dari status yang terlalu lama melekat sebagai dewa2 kampus buat yang sayang kampus, biasalah masuk kuliah susah ngapain keluarnya cepat2 seperti si Brow dan si Bray ini...

Brow : Hai Bray,, selamat Bray (sambil menyalami si bray)

Bray  : Thanks Brow,,,(membalas salam si brow) 

Brow : Berapa lama masih studi lo Bray...

Bray : 12 Semester brow (wajahnya sedikit ada penyesalan)

Brow : Kenapa lu Bray,,,muke lu kagak ada bahagia-bahagianya padahal baru di wisuda dah sarjana dan pastinya jadi pengangguran ,, heheh

Bray : Iya nih Brow, gue baru nyesal ternyata lama-lama kuliah juga ngak bagus...

Brow : IPK lu emang berapa...

Bray : Kurang dikit 3 Brow,, 2.97/4 Brow..

Brow : Santai Bray, lu nyesel sekarangpun ngak ada gunanya,, Gini aja ntar gue bagi2 pengalaman dah buat lu menghadapi status baru lu..

Bray : Thanks Brow, ntar malam kita ngupi2 dah, tempat biasa brow...

<Malam harinya di kedai Kopi >

Bray : Sorry Brow , gue telat dikit,,,
Brow : Selow bray, gue juga baru nyampe. 

<Brow dan si Bray pesan kopi>

Bray : Jadi gimana brow,, lu bagi2 lah trik2 sarjana baru...
Brow : Gini Bray (si Brow mulai bercerita) 

Lama Masa Studi.
Gini Bray, sedikit pandangan gue untuk masalah lama masa studi sebenarnya ngak terlalu bermasalah sih, mau lu tamat cepat atau tamat di akhir waktu. Hanya saja lu bakalan kehilangan beberapa kesempatan terkait umur lu yang dah melewati batas requirement. Pada umumnya untuk perusahaan2 BUMN atau untuk posisi2 Management Trainee syarat umur sangat menentukan bagi fresh graduate, biasanya ngak lebih dari 27 Tahun, malah ada yang 26 Tahun.

Kelengkapan Administrasi.
Bray.. ibarat kata orang, kalau kita mau perang ya persiapkan senjata,, iya ngak Bray..(Si Bray ngangguk2). Begitu juga buat kita2 yang baru pada tamat kuliah bergelar sarjana atau diploma, butuh beberapa persiapan administrasi yang sedianya harus selalu ada, Jika ada kesempatan kita langsung apply Bray. Zaman sekarang, semuanya rata2 dah pada sistem online semua, ada yang lewat email, ngisi form di website perusahaan terkait, dll. Ini nih Bray apa2 aja yang mesti lu siapin :
  1. Curiculum Vitae (CV). Riwayat hidup lu Bray, jangan lu bayangan isinya curhatan hati lu. Lu buat CV yang simple dan semenarik mungkin yang menggambarkan informasi tentang data personal, data pendidikan, tugas akhir , pengalaman organisasi,Keahlian, dan lainnya. Untuk CV lebih dianjurkan dalam bahasa Ingris.
  2. Ijazah
  3. Transkip Nilai
  4. SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)
  5. Surat Bebas Napza 
  6. Pas Photo Terbaru 
  7. KTP 
  8. KK (Kartu Keluarga)
  9. Akta Kelahiran
  10. Pasport (kalau ada)
  11. Sertfikat-Sertifikat Keahlian yang didapat semasa kuliah, dan juga sertifikat pengalaman berorganisasi.
Kesemua kelengkapan diatas dibuat dalam bentuk soft kopi dengan format PDF ukuran maksimal 2 MB ya Bray.....

Bray : Tunggu dulu Brow, gue masih bingung kok harus format PDF dan ukuran filenya pake maksimal 2 MB. (Jidadnya mulai berlipat,,,)

Brow : Oke Bray, biasanya untuk lamaran2 yang di apply secara online, file yang akan di upload udah ditentuin format dan ukurannya dari pengalaman gue jarang yang lebih dari 2 MB dengan format PDF. Gimana Bray, bisa gue lanjut...
Bray : Oooo gitu Brow,, lanjut brow.
...................................................................Bersambung 



By : Aethra 225


Friday, 13 November 2015

Plus-minus sebuah pekerjaan

Pelajaran hari ini,, ditulis dulu sebelum lupa..

Semua pekerjaan mempunyai plus dan minus, menurut bos gw ada 5 profesi pekerjaan secara umum :
  1. Karyawan BUMN
  2. Karyawan Perusahaan Asing
  3. Pegawai Swasta,
  4. Keprofesian
  5. Pengangguran
Sering kita mendengar seseorang, bahkan tak bisa dipungkiri diri pribadi pun pernah berfikir, kalau pekerjaan orang lain lebih bagus dari pekerjaan kita. Contoh saja :
Si A yang bekerja di sebuah perusahaan BUMN, berkata pada temannya yang bekerja di sebuah perusahaan swasta " enak ya, bekerja ditempat kamu". Lalu si A menjawab " mana enak, lebih enak lah sebagai karyawan BUMN, lebih sejahtera.
Si B yang bekerja sebagai seorang Akuntan (Profesi), bercerita pada temannya yang bekerja disebuah perusahaan asing. " Sepertinya bekerja ditempat kamu lebih menjamin, buktinya belum cukup setahun, kamu sudah bisa beli ini-beli itu ".

Ya, begitulah.. "Rumput Tetangga Memang Selalu Terlihat Lebih Hijau Dari Pekarangan Sendiri "

Kenapa pemikiran - pemikiran seperti diatas timbul, karena kita hanya memandang dari satu sisi saja yaitu sisi plus/enaknya saja. Bukan proses yang ada di balik itu semua.
Dalam dunia pekerjaan, yang namanya pendapatan/insentif pasti akan berbanding lurus dengan resiko dan tanggung jawab pekerjaan.

Yang perlu kita lakukan adalah memahami bahwa disetiap pekerjaan selalu ada plus dan minusnya. Jangan hanya memandang dari sisi plusnya saja. Bertanggung jawablah dengan apa yang telah dipilih.

"Loyalitas dan profesionalisme perlu ditanamkan pada setiap pekerjaan yang kita hadapi"

By : Aethra 225 , cc : Pak Herman
Jakarta, 13/11/2015
#Menunggu hujan reda




Mau apa saya setelah tamat kuliah

Pertanyaan yang sering ditanyakan orang lain ataupun diri sendiri. 
Mau apa kamu/saya setelah tamat kuliah? Pertanyaan cukup simpel.

Ada yang menjawab:
- saya mau melanjutkan kuliah ke jenjang yang lebih tinggi.
- saya mau bekerja

Kedua jawaban itu sama saja, sama-sama butuh pertimbangan dan pemikiran yang matang.
Mau kuliah lagi, dimana, jurusan apa, dan bagaimana caranya, apa dengan beasiswa atau biaya sendiri banyak hal yang mesti dipikirkan.
Begitupun jawaban yang kedua, mau bekerja, bekerja apa, dibidang apa, dimana, bagaimana cara mendapatkannya. 

Dari satu sisi, tamat kuliah adalah suatu kebanggaan bagi setiap orang, terlebih-lebih bagi orang tua yang telah susah payah menyekolahkan anaknya hingga sampai ke perguruan tinggi. Bagi seorang anak tamat kuliah adalah awal baru untuk menghadapi dunia nyata. 

Merancang masa depan, memikirkan cara mewujudkan mimpi-mimpi semasa kuliah, membahagiakan orang tua, semua hal itu harus dimulai dengan perencanaan yang matang. Agar nantinya tidak menyesal di tengah jalan.

Semua pilihan selalu ada plus dan minus nya. Kita harus bertanggung jawab dengan hal itu, ketika memutuskan untuk melanjutkan sekolah, bersiap-siaplah untuk menjadi mahasiwa lagi dengan tugas-tugasnya.Ketika mau bekerja, pikirkanlah pekerjaan seperti apa yang kita mau dan bagaimana cara meraihnya.

By : Aethra 225
Jakarta, 13/11/2015
#Menunggu hujan reda



Wednesday, 28 October 2015

Butuh,Beli dan Bayar

I need something, I will go to buy, and I Should pay

Selintas antara butuh, beli dan bayar adalah suatu proses yang sering terjadi di keseharian.Tapi ada kalanya akan menjadi hal yang tidak berhubungan sama sekali.

Pernah dengar yang seperti ini :

Yang butuh tidak bisa membeli
Yang membeli tidak bisa bayar
Yang bayar tidak butuh

Bagaimana pendapat anda? Nah ini dia penjelasannya. 

Yang namanya usaha atau bisnis akan melibatkan ke 3 hal tersebut. Jual beli barang/jasa timbul karena adanya kebutuhan. 

Kita ambil contoh disebuah perusahaan A. Perusahaan A bergerak dibidang manufacture rencananya akan meningkatkan produksinya dengan cara menambah mesin produksi. Disini kebutuhannya adalah sebuah mesin produksi. Proses yang akan terjadi pada umumnya, dari perusahaan akan meminta bagian engineering untuk membuat spesifikasi dari mesin tersebut. Tim engineering akan mengeluarkan spesifikasi sesuai permintaan. Proses selanjutnya akan diserahkan ke bagian pengadaan (Procurement). Procurement tim akan membuka tender dalam hal pengadaan mesin. Setelah proses tender, akan ditunjuk pemenang dan dikeluarkan lah yang namanya Purchase Order (PO). Dari PO tersebut pemenang tender akan melaksanakan pekerjaan dan mengeluarkan invoice untuk pembayaran. Pembayaran akan dilakukan oleh bagian keuangan dengan landasan PO yang telah diterbitkan.


Singkatnya : User/Pengguna (Bagian produksi) - Engineering - Pengadaan - Keuangan

Nah, coba bayangkan dari semua proses tersebut dilakukan oleh satu bagian saja. Akan terbuka lebar peluang untuk berbuat curang.


By : Aethra 225



Wednesday, 13 May 2015

Kosakata dalam surat lamaran pekerjaan

Satu hal terpenting setelah menamatkan kuliah adalah mencari Pekerjaan. Idealnya seseorang akan mencari pekerjaan sesuai dengan studi masing-masing. Tapi jangan heran banyak yang bekerja tidak sesuai dengan  keahliannya masing-masing,,namanya juga nasib masing-masing...

Salah satu syarat dalam melamar sebuah pekerjaan ke satu perusahaan adalah Surat Lamaran atau Application Letter.

Bicara tentang surat lamaran pekerjaan, bukanlah sesuatu hal yang mudah bukan juga sulit. Intinya kita harus tau trik2 bagaimana menyajikan suat yang menarik sehingga orang tertarik untuk me- review Application Letter Kita.

Berikut beberapa kosakata yang sering digunakan dalam membuat surat lamaran berbahasa Inggris.
  • referring to = based on = sesuai dengan
  • would like to = wish to = ingin (ini bentuk formal untuk surat formal/resmi, tidak dibenarkan memakai "want")
  • to apply for = melamar (pekerjaan) untuk menjadi
  • to look forward to = berharap sekali/menginginkan sekali
  • at convenient time = sesuai dengan waktu yang pas untuk melakukan sesuatu
  • to take the library to = memberanikan diri untuk
  • to have an intention of = mempunyai niat/berniat
  • no experienced yet = belum berpengalaman
  • to enclosose a copy of my diploma = melampirkan salinan ijazah saya   [Andriani, Rina dan Liliek Nurhadi. Hal 41] 
Semoga Bermanfaat..

Reference :
Andriani, Rina dan Liliek Nurhadi. 2011.Surat-Surat Bisnis Berbahasa Inggris.PT Gramedia              
         Widiasarana Indonesia : Jakarta.

Friday, 1 August 2014

Menjadi Jobseeker di tengah-tengah ibukota (part 2)

Tes koran, menggambar warteg, menggambar pohon, menggambar manusia,dan lain-lain. Pada umumnya dalam setiap kali kita mengikuti tes di sebuah perusahaan, rata-rata kita akan mengerjakan tes-tes tersebut. Berikut akan saya uraikan sedikit tentang tes-tes diatas :

Pelajaran Kedua : Tes Koran
Tes koran adalah sebuah tes dimana kita dituntut untuk menjumlahkan angka sebanyak mungkin dengan waktu yang terbatas. Disini sangat dibutuhkan Konsentrasi penuh,waktu sangat berharga di tes ini. Pada umumnya tes koran ini ada 2 jenis : Tes Pauli dan Tes Kraepelin. Perbedaan kedua jenis tes ini hanyalah cara pengerjaannya. Berikut uraian tentang perbedaan tes Pauli dan Tes Kraepelin :
  • Tes Pauli
Instruksi pengerjaannya adalah Jumlahkan dua buah angka yang berdekatan dari atas ke bawah. Selanjutnya tuliskan hasil penjumlahannya pada bagian sebelah kiri/kanan diantara dua angka yang dijumlahkan tersebut. Untuk menuliskan hasil penjumlahan, cukup dituliskan angka satuannya saja .Contoh : ketika kita menjumlahkan angka 4 dan 6 hasilnya adalah 10, maka cukup dituliskan angka 0. Gambar berikut adalah contoh dari tes Pauli :  
Gambar. Contoh Tes Pauli
Jika terjadi kesalahan saat menjumlahkan, cukup dengan memberi garis silang dan dituliskan angka yang benar di sampingnya, atau sebagian lain membolehkan kita untuk menulis yang benar diatas angka yang salah tersebut. Perhatikan contoh diatas, saat kita menjumlahkan angka 4 dan angka 3 pada kolom ke 3. Hasil penjumlahan yang benar adalah 7 tetapi kita tulis 8, maka cukup dengan menggaris silang angka 8 dan tulis angka 7 disamping angka 8 tersebut. Pada kolom pertama dan ketiga kita temukan ada garis horizontal pendek dibawah angka hasil penjumlahan. Itu adalah aba-aba dari instruktur tes, dalam jangka waktu tertentu, akan ada aba-aba garis, maka kita harus memberi garis pada angka terkhir yang kita jumlahkan saat kita mendengar aba-aba garis tersebut. Kira-kira ada dua puluh kali kita mendengar aba-aba garis dari instruktur tes selama kita mengerjakan tes Pauli. Rata-rata waktu untuk mengerjakan tes Pauli adalah 30 menit - 60 menit. Jadi Pada akhir tes, pada lembaran kerja kita harus ada 20 puluh garis.
  • Tes Kraepelin
Pada dasarnya, tes kraepelin ini sama dengan tes Pauli.Perbedaannya terletak pada cara pengerjaannya. Instruksi Tes Kraepelin : Jumlahkan dua yang berdekatan dari Bawah ke Atas. Sewaktu-waktu kita akan mendengar aba-aba pindah, maka selesai atau tidak kita mengerjakan kolom pertama, kita harus pindah ke kolom berikutnya. Perhatikan Gambar Berikut :
Gambar 2.Contoh Tes Kraepelin




Untuk instruksi selanjutnya sama dengan tes Pauli, Waktu yang diberikan hampir sama dengan tes Pauli, rata-rata 30 menit sampai 60 menit.

Tujuan dari Tes Pauli ataupun tes kraepelin pada dasarnya untuk melihat bagaimana kita nantinya bekerja dengan berbagai kondisi. Apakah kita bisa bekerja dibawah tekanan (Under Pressure), Atau kita hanya bisa bersemangat di awal waktu saja. Apakah grafik kerja kita konstan atau malah turun-naik.
Kata Kunci : Untuk menghadapi tes pauli ataupun tes Kraeplelin diperlukan latihan. Pastikan kondisi fisik dalam keadaan  baik dan konsentrasi. Usahakan grafik dalam pengerjaan tes tersebut tetap stabil. Misalnya saat kita melakukan tes Kraepelin, usahakan jumlah baris yang kita jumlahkan tiap kolom sama.

......




 




Wednesday, 30 July 2014

Menjadi Jobseeker di tengah-tengah Ibukota (Part 1)


Banyak kita temukan blog-blog lain yang mengupas tentang trik-trik mencari pekerjaan. Di blog ini saya ingin sedikit berbagi pengalaman, tentang mencari pekerjaan.

Menjadi seorang jobseeker bukanlah hal yang mudah. Banyak hal baru yang akan kita temukan. Tidak sedikit orang yang menegakkan bendera putih saat mencari pekerjaan, apalagi menjadi jobseeker di tengah-tengah Ibukota. Tamat kuliah mengharuskan setiap kita untuk bekerja, memenuhi kebutuhan hidup. 
Jakarta, adalah pilihan banyak orang untuk mengadu nasib, "Jakarta Kota Sejuta Harapan". Bagaimana tidak, semuanya ada di Jakarta ribuan lapangan pekerjaan ada disini. 

Saya tinggal di Basecamp HMM Jurusan Teknik Mesin Universitas Andalas. Panggilan test Pertamina, membuat saya datang ke Ibukota. Dengan berbagai pertimbangan, akhirnya saya putuskan berangkat ke Jakarta. Banyak hal baru yang saya lewati, sebelum sampai di Basecamp, tempat saya tinggal sekarang, naik pesawat untuk pertama kalinya, naik commuter line juga untuk pertama kalinya. 

Welcome to Jakarta, banyak cerita yang akan mengisi hari-hari ke depannya.
Singkat cerita, Psikotest Pertamina di Gedung Pusat Pertamina, tanggal 2 April 2014. Ribuan orang mengikutinya. Psikotest bukanlah satu-satunya test untuk bisa bekerja di Pertamina. Ini adalah salah satu rangkaian dari proses reqruitment. Masih banyak tahapan-tahapan berikutnya. Sistem yang digunakan adalah sistem gugur.

Pelajaran pertama : Tentang Psikotest
Banyak model psikotes yang di peruntukkan untuk proses reqruitmen sebuah perusahaan. Psikotes membutuhkan fisik yang prima dan  konsentrasi penuh.
Waktu yang singkat dan soal yang banyak adalah ciri utama dari sebuah psikotes. Berikut beberap bagian dari sebuah psikotes :
  • Tes kemampuan umum
  • Tes Kesamaan Kata
  • Tes Hubungan kata
  • Tes Pengertian kata
  • Tes pengertian kata
  • Tes Aritmatika
  • Tes Deret Angka
  • Tes Potongan gambar
  • Tes kemampuan Ruang
  • Tes menghafal Cepat
Di Toko-toko buku banyak bisa kita temukan buku-buku tentang trik-trik psikotes, atau kita bisa menggunakan mesin pencari google, tinggal menulis kata kunci "trik-trik menghadapi psikotes", dalam hitungan detik akan keluar ratusan tulisan tentang trik-trik menghadapi psikostes.  Semuanya bisa kita pelajari dan kita coba. 
Tetapi pada dasarnya kata kunci untuk menghadapi psikotes adalah Kondisi fisik yang prima dan konsentrasi yang terjaga.

Tidak hanya psikostes yang akan menguras tenaga kita, biasanya dalam sebuah psikotes, kita akan menemui juga yang namanya tes koran (menjumlahkan angka yang sangat banyak dalam waktu terbatas, tes gambar warteg, tes menggambar pohon, menggambar manusia,dan lain-lainnya.
Ditulisan berikutnya saya akan membahas sedikit tentang tes-tes tersebut.
.......